Selasa, 15 November 2011

Mimpiku itu Kamu

Saat aku diserang oleh ribuan rindu, aku cuma bisa terdiam.
Saat aku dihantam oleh ratusan kenyataan, aku juga cuma bisa diam.
Saat aku dihantui oleh fantasi tentang wajahnya, aku semakin tak berdaya.

Aku serius, aku tidak bisa melakukan apa-apa.

Aku bukan apa-apa, aku juga bukan siapa-siapa.
Aku tidak kuat jika harus memandangi wajahmu dari jarak dekat.
Karena sedekat apapun kita, aku tetap tidak akan bisa mencapaimu.

Berada sedekat atau sejauh apapun dengan mu, rasanya tidak ada bedanya bagiku.

Aku sudah tidak menginginkanmu menjadi milikku.
Aku juga sudah tidak mengharapkanmu untuk selalu menemaniku.
Aku bahkan tidak memiliki keinginan untuk mengikuti mu.

Aku hanya ingin melihat wajahmu di setiap mimpiku, karena itu kamu.

Tidak ada komentar: